1. Pengantar

Pada proyek kali ini saya dan teman-teman ditantang kakak untuk membuat karya visual mekanik. Cukup rumit bagi saya untuk menggambarkan karya visual mekanik ini. Awalnya saya juga cukup bingung dengan karya ini, tapi setelah riset sana-sini, saya cukup mengerti dengan cara kerja karya ini. Awalnya sih saya cuman kepikiran barang berbentuk  gear. Jadi saya membuat karya mekanisnya dengan cara kerja gear yang bersentuhan. Saya juga baru pertama kalinya membuat karya visual mekanis ini, jadi belum terlalu berpengalaman untuk membuat karya ini dengan sempurna. Jujur, saya belum terlalu puas dengan karya ini, ya… jadi terima sajalah karya saya ini hehehe…. . menurut saya prosesnya cukup lancar. Timeline yang diberikan kakak juga tepat waktu selelsai dikerjakan oleh teman-teman. Walaupun sudah bersusah payah dalam pengerjaan proyek, saya juga bisa menambah ilmu dari teman-teman dikelas dolangan. Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih untuk kakak dan teman-teman sudah bisa memperluas wawasan saya dengan masukan-masukan yang sangat bermanfaat, saya juga mengucapkan terima kasih kepada kak nur yang dijuluki “ibu kardus” yang sudah menyempatkan waktunya untuk berbagi cerita dan pengalaman bersama teman-teman dolangan.

  1. Proses

Awalnya saya meluangkan waktu untuk riset tenatang karya visual mekanik serta cara kerjanya. Awalnya sih saya sempat bingung dengan karya visual mekanik, tapi akhirnya saya menemukan jalan keluarnya Saya membuat karya bekanis dengan cara kerja sebuah gear yang bersentuhan.jadi gear pertama menyentuh gear kedua. Jadi jika kita gerakan satu sisi, sisi yang lainnya juga ikut bergerak. Jadi tidak gampang untuk membuat gear, kita harus mengukur jaraknya tangkai gear ke tangkai gear. Saya juga agak kesal dengan ketidakpresisian gearnya, kadang nyangkut dan bisa juga patah. Itulah ujian-ujian di dalam pembuatan karya ini. Stelah membuat gearnya, saya langsung membuat panggung yang akan di naiki oleh soekarno dan hatta saat membacakan teks proklamasi. Banyak masukan-masukan penting dari kawan-kawan, dari mulai cara menyambungkan kardus ke kardus, sampai cara memegang cutter yang baik. Saya juga sempat terkena tajamnya cutter. Tangan saya berdarah dan lumayan terasa pedih. Dan ahkirnya kakak langsung mengajarkan saya untuk menghindari tusukan cutter yang sangat pedih. Dan ternyata asal hati-hati dan presisi, memotong kardus menggunakan cutter sangatlah simple. Setelah itu saya membuat patung soekarno menggunakan kardus. Walaupun kurang bagus mungkin gambarnya bisa mewakili sesosok soekarno dan hatta.

Selain itu saya juga membuat rangkaian listrik seri, tapi aku dibantu oleh saudara saya karena waktunya hampir habis. Dan proses pengecatannya tidak terlalu lama. Saya memakai warna putih untuk warna dasarnya dan warna merah yang tidak beraturan untuk melambangkan sebuah darah. Jadi intinya Indonesia ini sudah dijajah habis habisan sekitar 350 tahun, dan inilah ahkirnya sebuah teks proklamasi yang menandakan Indonesia sudah merdeka.IMG_7835

  1. Refleksi

Diproyek kali ini aku belajar tentang  pemanfaatan waktu dan ketelitian. Dari ketelitian aku belajar bahwa sebuah karya jika ingin terlihat cantik kita harus memiliki ketelitian yang baik. Selama kita memiliki sisi ketelitian yang baik proses karya akan lebih menarik untuk dilihat. Pemanfaatan waktu. Menurut saya sisi ini yang paling penting.  Di kehidupan selanjutnya kita juga harus pinter-pinter dalam memanage waktu. Jadi kita juga harus memiliki kelebihan untuk memanage waktu.IMG_7838

 

 

.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s